Kamis, 10 Februari 2011

Invasi UBUR-UBUR Menyerang Pantai Spanyol

Rabu, 4 Agustus 2010, Pemerintah Spanyol menutup seluruh garis pantainya bagi wisatawan karena datangnya ubur-ubur dalam jumlah besar ke daerah ini. Berita yang dilansir dari Tempo Interaktif, Madrid menyebutkan serangan ini berawal dari beberapa titik pantai di Costa Bianca.
Jenis ubur-ubur penyengat (Mauve) ini setidaknya telah melukai 50 orang hanya dalam waktu 30 menit di pantai populer yang menyedot 2 juta wisatawan per tahunnya ini. Sengatannya dapat menimbulkan reaksi alergi akut dan bagi sebagian orang menyebabkan gagal jantung. Serangan serupa juga pernah terjadi di pantai ini pada tahun 2008 dengan korban mencapai 4.000 orang.
Masih belum dipastikan penyebab meningkatnya jumlah populasi ubur-ubur dalam waktu singkat. Namun Kementerian Lingkungan Hidup Spanyol menyebutkan kemungkinan terbesarnya adalah air laut yang semakin hangat akibat pemanasan global dan anjloknya pemangsa ubur-ubur seperti Penyu dan Tuna.

Rabu, 09 Februari 2011

Penetralisir Logam Berat (KERANG HIJAU - Perna Viridis)

Berawal dari kegagalan panen udang di perairan Indonesia pada tahun 1990-an, seorang peneliti (Wedjatmoko) dari Balai Penelitian Perikanan Laut Jakarta melakukan serangkaian uji coba guna mengurangi dampak pencemaran logam berat yang berakibat pada kematian udang.
Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa KERANG HIJAU sebagai biofilter mampu menetralisir air yang tercemar logam berat khususnya Hg (Merkuri) dan Pb (Timbal).
Persoalan lain yang timbul adalah KERANG HIJAU adalah makanan yang cukup diminati banyak orang. Sedangkan logam berat Merkuri dan Timbal apabila masuk ke dalam tubuh akan mengakibatkan perlambatan pada pertumbuhan dan perkembangan, kanker, kerusakan pada organ tubuh, kerusakan mental dan yang terburuk adalah kematian.
Setidaknya Pemerintah DKI Jakarta pada bulan November 2009 telah mengeluarkan pelarangan kepada masyarakat untuk mengkonsumsi KERANG HIJAU yang berasal dari teluk Jakarta. Penertiban akan dilakukan kepada penjual dan peternak KERANG HIJAU.

Selasa, 08 Februari 2011

Menghindari Hewan Peliharaan Saat Sedang Hamil (TOXOPLASMA)

Salah satu penyakit berbahaya bagi wanita hamil (terutama masa kehamilan 1-3 bulan) adalah infeksi dan berkembangnya parasit Toxoplasma Gondii karena dapat menyebabkan keguguran atau kelahiran bayi dalam keadaan cacat.
Penyakit ini masuk ke dalam tubuh manusia akibat termakannya spora Toxoplasma Gondii. Selain hidup pada sayuran dan daging mentah, parasit ini juga berkembang biak pada hewan peliharaan seperti : ANJING, KUCING dan BURUNG namun lebih sering diketemukan pada KUCING.
Bayi yang terserang parasit ini akan menunjukkan tanda pembesaran pada organ kepalanya akibat penambahan cairan otak (Hidrosefalus).
Berikut tips kepada ibu hamil untuk melakukan pencegahan terhadap penyakit Toxoplasma :
- Lakukan pemeriksaan ke dokter (test TORCH) sebelum kehamilan.
- Hindari makanan yang dimakan mentah atau setengah matang.
- Bersihkan dengan baik sayuran atau buah sebelum dimakan.
- Sebaiknya tidak minum susu Unpasteurized dari hewan.
- Pakailah sarung tangan saat membersihkan sampah atau tempat sampah.
- Jika anda pecinta kucing, serahkan tugas membersihkan kotorannya kepada orang lain.
- Kucing yang dipelihara dalam rumah dan tidak diberi makan daging mentah umumnya tidak terinfeksi parasit ini.

Minggu, 06 Februari 2011

Lumba-Lumba Merah Muda (PINK)

Umumnya kita mengetahui bahwa ikan lumba-lumba berwarna abu-abu namun ada 1 spesies lumba-lumba yang warnaya pink (merah muda). Ikan ini hidup di perairan air tawar Amazon, beberapa diantaranya juga terlihat dan terekam camera di wilayah danau Calcasieu, kawasan air payau yang terletak di sebelah utara teluk Meksiko. Adalah seorang Kapten kapal charter (Erik Rue) yang berhasil mengabadikan lumba-lumba pink ini. 
Saat masih muda lumba-lumba ini berwarna sama seperti saudaranya dari spesies yang lain namun menginjak dewasa perlahan warna kulitnya berubah menjadi merah muda.
Spesies ini tergolong langka karena sebagian ulah manusia memburu mata dan giginya yang konon memiliki kekuatan magis.

Persahabatan Tanpa Pandang Bulu (SINGA, MACAN, BERUANG)

Ini kisah nyata tanpa rekayasa gambar. Di tempat penampungan hewan Noah's Ark Rescue Centre , Georgia, Amerika Serikat terjalin hubungan unik antara 3 hewan buas yaitu : Singa (LEO), Macan (SHERE KHAN) dan Beruang (BALOO). Pemilik tepat penampungan ini  suami istri Hedgecoth  menyaksikan persahabatan ketiga hewan ini dan memutuskan membuat 1 rumah untuk tempat tinggal mereka bertiga. Kini setelah 8 tahun dipelihara, Bobot BALOO mencapai 500 kg sedangkan SHERE KHAN dan LEO masing-masing 175 kg. Ketiganya mulai bersahabat sejak tahun 2002. Hewan-hewan ini hasil sitaan polisi dari rumah seorang bandar narkoba. Saat itu mereka masih berusia 3 bulan.

Aksi Anarki "Lempar Batu" Terencana SANTINO (Seekor Simpanse)

Insiden ini terjadi bulan Maret 2009 di kebun binatang Furuvik Zoo (Swedia). Seekor Simpanse secara diam-diam mengumpulkan batu hingga saat yang dianggapnya tepat mulai melakukan pelemparan kepada pengunjung yang mendekati kandangnya.
SANTINO, demikian nama Simpanse ini memang memiliki perilaku anti sosial baik kepada penjaganya maupun pengunjung. Tidak jelas penyebabnya, pejantan 'pemimpin' SANTINO telah mengumpulkan batu-batu dan pecahan tembok di sekitar kandangnya pada pagi-pagi buta.Kemudian ia menunggu hingga tengah hari sebelum akhirnya melakukan aksi lempar batu secara bertubi-tubi terhadap para pengunjung yang mendekati kandangnya. Untungnya tidak ada pengunjung yang mengalami luka serius pada insiden unik ini.
Menurut Osvath, seorang peneliti hewan dari Lund University, simpanse punya tingkat kesadaran tinggi termasuk simulasi mental pada kejadian potensial. Ia mengungkapkan insiden unik ini dipicu oleh rasa frustasi SANTINO melihat manusia yang datang ke kandangnya menatap dan menertawakannya. Mungkin ia (SANTINO) merasa tidak suka terlihat aneh dan konyol setiap waktu.

Sabtu, 05 Februari 2011

Mewujudkan Dunia Dimana Manusia Dapat Hidup Selaras Dengan Alam (WWF)

Judul diatas adalah Visi dari sebuah Organisasi dunia yang didirikan tahun 1961 bernama WORLD WILDLIFE FOUNDATION (WWF). Organisasi yang bertujuan untuk pelestarian alam ini tersebar di 100 negara yang beranggotakan 1,2 juta orang di Amerika Serikat dan lebih dari 5 juta orang di seluruh dunia.
Misi utama Organisasi ini adalah melakukan konservasi alam. Dengan basis keilmuan dibidangnya ditambah pengalaman yang berkembang dari waktu ke waktu, WWF berusaha menjaga kelestarian alam dan sistem ekologi dengan berbagai upaya seperti :
- Perlindungan wilayah alam dan populasi hewan termasuk hewan-hewan yang terancam kepunahannya.
- Promosi penggunaan bahan-bahan berasal dari alam yang dapat diperbaharui.
- Promosi peningkatan efisiensi dalam penggunaan energi dan sumber daya alam lainnya dan upaya menekan
   tingkat polusi di dunia.
Target pencapaian kerja WWF adalah di tahun 2020, Organisasi ini akan melindungi 19 tempat penting di seluruh dunia yang mempengaruhi perdagangan global demi terjaganya kelestarian alam. Ke-19 tempat itu adalah : AMAZON, AMUR-HEILONG, ARTIC, BORNEO and SUMATRA, CHIHUAHUAN DESERT, COASTAL EAST AFRICA, CONGO BASIN, CORAL TRIANGLE, EASTERN HIMALAYAS, GALAPAGOS, GULF OF CALIFORNIA, MADAGASCAR, MEKONG, MESOAMERICAN REEF, NAMIBIA, NOTHERN GREAT PLAINS, US SOUTHEAST RIVERS and STREAMS, SOUTHERN CHILE dan YANGTZE.